Pembahasan Jodoh Muslim Dan Pacaran Dalam Islam

Temen-temen sedang dalam masa penantiankah ? Yah…penantian atas belahan jiwa kita. Pasangan hidup atau jodoh  yang kan melengkapi hari-hari sepanjang usia , yang kan memberikan warna-warna dalam hidup kita, menyempurnakan separuh iman kita. Lantas bagaimana dan seperti apa jodoh dalam kaca mata Islam?

Berikut admin berbagi pengetahuan seputar jodoh dalam pandangan Islam :

Jodoh Menurut Islam


Jodoh merupakan misteri yang hanya Allah SWT saja yang mengetahuinya. Kita sebagai makhluknya harus meyakini bahwasannya jodoh adalah takdir yang sudah  DIA tetapkan sejak kita berusia 4 bulan dalam kandungan ibu kita.

Merupakan rukun iman yang ke 6 yaitu iman kepada qodo(sesuatu yang belum terjadi, ghoib seperti rejeki, mati, jodoh dll) dan qodar(sesuatu yang telah terjadi)  yang baik maupun yang buruk.

Meskipun perkara ini termasuk sebuah rahasia namun kita selain berdo’a juga haruslah berikhtiar( berusaha dalam menemukan jodoh kita.) Namun perlu diingat berusaha tetap dalam jalur syari’at. Dengan penuh kesabaran dengan sambil memperbaiki akhlak kita untuk memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh sesuai yang kita harapkan.

Lantas bagaimana jika ada suatu perkara dimana ketika seseorang yang telah menikah kemudian bercerai ? Apakah dia (yang sudah diceraikan) tetap yang dikatakan sebagai jodoh???  Jika demikian berarti secara qodo itu bukan jodoh yang ditulis ketika dalam kandungan dan takdirnya memang harus berpisah.

Itulah mengapa qodo dirahasiakan dan tuntunan mengajarkan untuk menerima takdir dengan ikhlas. Namun ketika ditakdirkan untuk  menikah dengan jodoh kita, tetap ada tuntunan menjalaninya sesuai syar’i.

Cari jodoh dalam kontak jodoh muslim


Islam mengajarkan segala sesuatu yang kita kerjakan haruslah sesuai dengan syari’at, dengan tuntutan Allah SWT dan pedomanNYA melalui kitab dan RosulNYA. Begitu pula dalam hal mencari jodoh, harus sesuai aturanNYA.

Dalam Islam jika seseorang telah mampu untuk menikah maka secepatnya menikah untuk menghindari fitnah dan jikalau belum mampu maka berpuasalah.

Ta’aruf merupakan metode Islam untuk mencari pasangan hidupnya dengan melalui seorang perantara seperti murrobi, wali, keluarga. Namun itu semua kembali lagi kepada qodo kita masing-masing.

Manusia wajib berusaha dan berdo’a namun keputusan tetap di dalam ketetapan Illahi Robbi.

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik (pula)….” (QS. An Nur:26)

Sehingga dalam usaha mencari jodoh teruslah perbaiki kualitas iman dan kwalitas diri kita, bila kita menginginkan pasangan yang baik pula kualitasnya.

Pacaran menurut Islam


Islam tidak pernah mengajarkan pacaran. Karena sesungguhnya pacaran itu bertentangan dengan syari’at Islam.  QS. Al.Isra:32 “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” Di dalam isi kandungan surat tersebut dengan jelas bahwasannya zina adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk,

Sementara kita ketahui..yang mana sudah menjadi rahasia umum bahwa pacaran lebih banyak mudharat (keburukan) dari pada manfaatnya. Zina yang dimaksud di sini adalah seperti bergandengan tangan, berpelukan, bartatap mata dll padahal mereka sudah jelas-jelas bukanlah muhrim!

Demikian sedikit pengetahuan yang admin share kan ketemen-temen semua, semoga bermanfaat dan tak lupa admin minta maaf atas segala salah kata yang tidak admin sadari atau luput karna khilaf…kembali lagi admin hanya manusia biasa yang taksempurna..tak lepas dari salah. Good luck for you all my friends….see you again 