Cinta dua hati Diantara dua pilihan? Ini solusinya

Ada pepatah mengatakan, “ kita bisa memilih orang yang kita nikahi, tapi tak bisa memilih orang yang kita cintai”. Cinta terkadang hadir kedalam hati manusia tanpa kita duga, lebih parah jika sudah terlanjur tumbuh di hati akan sangat susah untuk menghindarinya. Aturan ini tak terkecuali berlaku pada orang yang sebenarnya telah mempunyai kekasih. Cinta terbagi dua, diantara dua pilihan atau cinta segitiga adalah hal yang sering kita jumpai.

Perasaan cinta yang terbagi memang amat menyiksa, disatu sisi kita mencintai dia, disisi lain kita juga mempunyai cinta yang lain. Untuk memilih salah satunya terasa sulit, memilih keduanya jelas tidak mungkin, memilih tidak keduanya akan ada banyak hati yang tersakiti. Jadi, apa yang harus kita lakukan? Berikut ada beberapa renungan untuk diri kita agar bisa menyikapi cinta dua hati dengan bijaksana.

·         Tidak ada manusia yang sempurna

Terkadang seorang manusia dalam mencintai seseorang seperti sedang memilih barang bagus dan tidak. Ketika pasangan kita dirasa mempunyai kekurangan yang bagi kita merupakan alasan kenapa kita tak bahagia, maka kita akan mencari sisi yang kurang tersebut dari orang lain. Celakanya jika kita dekat dengan seseorang yang memang mempunyai kelebihan itu. Cinta kemudian tumbuh kepada dua orang tersebut dan mereka saling melengkapi. Semisal si A feminim namun kurang mengerti tentang agama, yang satu tomboi tapi mengerti agama. Kita menggabungkan kelebihan mereka mengambil kebaikan dari mereka dan MEMBUANG KELEMAHAN MEREKA. sehingga pada akhirnya kita mencintai keDUAnya.

Sadarilah bahwa tidak ada manusia yang sempurna, setiap manusia memiliki sisi baik dan buruk. Seorang pecinta sejati tahu bagaimana cara setia kepada pasangan meski tahu kekurangan pasangannya. Hanya manusia bermental untung rugi yang akhirnya mencari kebaikan tanpa mau menerima keburukan sehingga mencarinya pada orang lain. Orang – orang seperti ini, sampai kapanpun takan pernah bisa mengecap nikmatnya cinta dan kesetian. Dia akan terus sibuk dengan berpindah pindah hati, mencari kesempurnaan yang tiada batasnya. So, terimalah pasangan anda, APA ADANYA.

·         Hukum karma masih berlaku

Tuhan tidak buta, Tuhan juga tidak tuli terlebih Tuhan maha adil. Sebelum anda membagi hati, cobalah anda pikirkan efek jangka panjangnya. Jika hukum karma berlaku pada anakmu, dan kemudian anakmu dijadikan pilihan. Relakah engkau? Jika engkau tak rela maka jangan lakukan itu pada orang yang kita cinta. Setialah pada satu pasangan maka Tuhan akan memuliakanmu dengan keutamaan orang orang yang setia. Setialah pada pasangan agar Tuhan mengindahkan cintamu dimataNya.

·         Jangan jadi pengecut

Salah satu ciri dari seorang pengecut adalah tidak mau mengambil resiko dari apa yang telah dilakukannya. Dia hanya mau memulai tapi tidak mau mengambil resiko. Jika anda memang seorang yang pemberani, maka ambillah keputusan yang terbaik meski akan ada hati yang tersakiti. Memilih salah satu bukan berarti kita tega, memilih salah satu berarti kita menghentikan kebohongan – kebohongan yang kita lakukan. Memilih salah satu berarti kita telah menghentikan penderitaan yang berkepanjangan. Semakin mereka mencintai kita, semakin sakit pula nantinya. Sebelum itu terjadi ambillah keputusan.

·         Jodoh Ditangan Tuhan

Jika hatimu masih saja tidak kuasa untuk memilih, maka perhatikanlah bahwa Jodoh ada di tangan Tuhan.Engkau rehat dulu dari masalah percintaan dengan mengambil alasan yang bijaksana dan jelaskan pada mereka tentang apa yang kau lakukan. Misal ingin fokus belajar, ingin fokus bantu orang tua dan sebagainya. Jika pada saatnya tiba, Tuhan akan menunjukan mana yang paling setia diantara mereka.

Tapi ingat jangan pernah menghianati apa yang kau ucapkan kepada mereka.
Semoga Tuhan mengindahkan cinta kita dengan kesetiaan.
Dan mengagungkan cinta kita dengan memuliakan cinta yang kita punya