Beberapa Hadits Tentang Cinta dan Mencintai

Mencintai adalah suatu perasaan yang indah dan didambakan oleh setiap orang. Pentingnya rasa cinta bagi manusia telah banyak disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW melalui beberapa haditsnya. Berbagai macam bentuk hadits tentang cinta ini dapat memberi kebaikan dan motivasi untuk umatnya. Selain itu, dalam hadits ini juga banyak yang memberikan himbauan ketika mencintai sesuatu hal. Menurut Nabi Muhammad, mencintai kepada sesama umat itu penting namun jangan sampai cinta yang kita rasakan melebihi rasa cinta kita kepada Sang Pencipta.

Hadits Tentang Cinta Yang Ikhlas Karena Allah


Biasanya jika seseorang mencintai bukan karena Allah akan menimbulkan rasa ingin mendapat balasan dari orang yang kita cintai. Inilah letak kesalahan kebanyakan orang, mereka mengharapkan imbalan dari orang yang ia cintai dan bukan mengharap imbalan dari Allah. Jika semua hal dilakukan atas dasar bukan karena Allah, maka sungguh akan menjadi buruk. Nabi sangat melarang hal ini karena akan menimbulkan banyak keburukan baik bagi yang mencintai maupun yang dicintai. Salah satu hadits Nabi SAW yang sangat terkenal berkenaan dengan hal ini adalah sebagai berikut.

“Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena Allah. Maka ia sesungguhnya telah memperoleh kesempurnaan iman.”

Dari hadits tentang cinta di atas, jelas dikatakan bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia hendaknya diniatkan karena Allah. Selain menjadikan kebaikan di dalam hidup, orang yang melakukan hal ini akan memperoleh kesempurnaan iman.

Hadits Tentang Cinta Yang Berlebihan


Segala sesuatu itu tak baik jika kadarnya berlebihan. Allah dan Nabi sangat membenci semua hal yang berlebihan, termasuk berlebihan dalam mencintai. Namun banyak orang yang masih saja mencintai dunia secara berlebihan. Untuk mencegah kita agar tidak mencintai sesuatu secara berlebihan, maka ingatlah salah satu hadits Nabi yang berisi tentang larangan mencintai secara berlebihan sebagai berikut.

“Hiduplah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan mati. Cintailah sesuatu sesukamu maka sesungguhnya kamu akan berpisah. Dan Berbuatlah sesukamu maka sesungguhnya kamu akan bertemu dengannya.” (H.R. Hakim)


Sudah jelas dikatakan oleh Nabi jika semua yang kita cintai di dunia ini akan kita tinggalkan. Jadi cintailah sewajarnya saja agar sakit saat berpisah tidak membuat kita menjadi terpuruk. Hadits tentang cinta ini sungguh memberi peringatan akan kesalahan kita dalam mencintai suatu hal, misalnya kekasih, keluarga, uang, dan kedudukan. Semua itu akan membuat kita terpuruk jika semua dicintai secara berlebihan. Masih banyak lagi hadits tentang cinta yang dapat anda jadikan motivasi dan mengendalikan diri. Jangan jadikan mencintai sebagai kegiatan yang dapat merusak kebahagiaan, namun sebaliknya jadikan mencintai sebagai penghias indahnya kehidupan.